sql

Jual White Tea




Spesifikasi White Tea

White Tea

Black tea, oolong tea, dan green tea sudah tidak asing di kalangan pecinta teh di Indonesia. Namun, masih banyak yang belum mengetahui jenis teh seperti White Tea. White Tea memiliki kandungan antioksidan paling tinggi di antara jenis teh lainnya.

Nama White Tea diambil dari daun teh termuda yang masih menggulung kemudian setelah dikeringkan menjadi berwarna putih keperakan dan mengkilat dari bulu-bulu yang menyelimutinya. White Tea mempunyai bentuk runcing menyerupai jarum maka sering disebut silver needle. Bulu banyak disertai semakin ke ujung pucuk teh itu menandakan kandungan antioksidan dalam White Tea tersebut tinggi.

White Tea pertama kali ditemukan di Cina saat masa pemerintahan Dinasti Tang tahun 618-907 Masehi. Saat itu White Tea masih bersifat resep rahasia kekaisaran, karena berkhasiat untuk menjaga kesehatan, panjang umur, dan membuat awet muda. Pada masa itu, White Tea hanya bisa dikonsumsi oleh para anggota istana, kerabat kerajaan dan golongan kelas atas.

Berdasarkan serangkaian penelitian yang dilakukan PPTK dan bebrapa lembaga penelitian lainnya sebagaimana dituturkan oleh Ibu Dr. Rohayati Suprihatini selaku Kepala Bidang Penelitian PPTK beserta tim, yang didukung oleh sejumlah publikasi ilmiah, berikut segudang manfaat dari antioksidan yang terkandung dalam White Tea:

1. Menangkal radikal bebas

2. Menurunkan kolestrol

3. Melindungi jantung

4. Sebagai anti virus dan anti mikroba

5. Mencegah terjadinya mutasi sel penyebab kanker

6. Menurunkan kadar gula darah dan mencegah gejala diabetes melitus

7. Menurangi penuaan dan pengerutan pada kulit

Manfaat yang begitu banyak dari mengkonsumsi White Tea untuk kesehatan dan bahkan menjadi bahan baku obat dan suplemen untuk kecantikan khususnya untuk produk anti-aging.

Secangkir White Tea dengan kadar antioksidan tinggi memiliki aktivitas antioksidan setara dengan 10 gelas jus apel, 31 kali vitamin C dan 100 kali vitamin E. Oleh karena itu, White Tea dianjurkan untuk diminum secara rutin, sebanyak 6x sehari dengan takaran 2 gram untuk 200 ml air pada suhu dispenser (90 oC) selama 9 menit dalam sekali penyajian dan dapat diseduh 2-3 kali.

White Tea setelah diseduh akan menjadi berwarna kuning muda keemasan dapat dinikmati selagi panas maupun dingin, tanpa mengurangi kadar antioksidan di dalamnya. White Tea baik diminum saat sebelum dan sesudah makan. White Tea diminum sebelum makan dimaksudkan agar zat-zat yang kurang bermanfaat untuk kesehatan tanpa kita sadari terdapat dalam makanan tidak sampai merugikan kita.

Jika meminum White Tea setelah makan, berkhasiat untuk mengurangi dampak negatif dari lemak dan gula yang berlebihan sekaligus menangkal radikal bebas. Aktivitas antioksidan yang terkandung dalam White Tea juga akan semakin maksimal jika ditambahkan perasan lemon di setiap penyajiannya. Saat ini sudah tersedia juga dalam bentuk minuman siap saji. Anda dapat menikmati White Tea di dalam kemasan botol siap minum. Kenikmatan rasa dan manfaatnya pun dapat dinikmati kapan pun dan di mana pun.

 

Kirim Pertanyaan Anda ke CV. Kurnia Agro Lestari mengenai White Tea

Retype the CAPTCHA code from the image
Change the CAPTCHA code